BAB 8
MULTIMEDIA
dan VIRTUAL REALITY
Pengertian
Multimedia
Multimedia
adalah interaksi antara teks, suara, gambar statis, animasi, dan video
(melibatkan berbagai media).
Berbagai
aplikasi multimedia:
1.
Presentasi bisnis
2.
Pelatihan berbasis komputer
3.
Hiburan
4.
Pendidikan
5.
Penyajian Informasi
6.
Kios interaktif
7.
Telekonferensi
|
Aplikasi
|
Keterangan
|
|
Presentasi Bisnis
|
Digunakan sebagai media komunikasi yang efektif
untuk menyajikan atau memasarkan produk/service ataupun gagasan ke audiensi.
|
|
Pelatihan berbasis komputer
|
Digunakan untuk mempermudah pembelajaran tentang
pengetahuan yang menuntut penyajian visual.
|
|
Hiburan
|
Digunakan dalam program-program permainan untuk
membentuk suasana yang lebih menarik dan interaktif.
|
|
Pendididkan
|
Digunakan memvisualisasikan pelajaran-pelajaran
yang sulit diterangkan (misalnya fisika dan matematika) dengan cara
konvensional.
|
|
Penyajian Informasi
|
Dipakai untuk membentuk ensiklopedia atau kamus
yang melibatkan teks, gambar dan suara. Selain itu bisa juga untuk penerbitan
elektronik, baik dalam bentuk buku maupun koran elektronik.
|
|
Kios interaktif
|
Kios adalah tempat informasi yang biasa dijumpai
pada tempat-tempat umum. Pemakai dapat berintekrasi dengan layar sentuh untuk
mempermudah dalam mencari informasi.
|
|
Telekonferensi
|
Digunakan untuk bertemu muka dan bercakap-cakap
melalui kamera kecil yang dihubungkan ke setiap komputer pemakai.
|
Kebutuhan
Perangkat Keras
Kebutuhan perangkar
keras untuk melengkapi kemampuan multimedia antara lain :
Kartu
suara; untuk mendukung pemrosesan audio.
Speaker;
piranti untuk menyajikan suara.
Mikrofon;
piranti untuk menerima suara manusia.
Elemen
Multimedia
Meliputi
:
Teks
Suara
Gambar
statis
Animasi/gambar
bergerak
Video
Virtual
Reality
adalah
teknologi yang memungkinkan seseorang melakukan suatu simulasi terhadap suatu
objek nyata dengan menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana tiga
dimensi sehingga membuat pemakai seolah-olah terlibat secara fisik.
Contoh:
Pilot dapat menggunakan sistem virtual reality untuk
melakukan simulasi penerbangan sebelum melakukan terbang yang sesungguhnya.
Peranti
Virtual Reality
Untuk mewujudkan suasana yang menyerupai dunia
nyata, virtual reality menggunakan peralatan-peralatan yang dinamakan glove,
headset, dan walker.
Ø Glove; piranti masukan yang dapat menangkap
gerakan tangan dan mengirimkan informasi gerakan ke sistem virtual reality.
Ø Headset; piranti untuk memonitor gerakan
kepala, sehingga seolah-olah pemakai melihat dunia nyata.
Ø Walker; untuk memantau gerakan kaki. Mengatur
gerakan kaki pemakai agar merasakan beban seperti kalau melangkah dalam dunia
nyata.
Cara
Kerja Virtual Reality
Pemakai melihat suatu dunia semu, yang sebenarnya
berupa gambar-gambar yang bersifat dinamis.
Melalui perangkat headphone/speaker pemakai dapat
mendengar suara yang realistik.
Melalui headset, glove, dan walker semua gerakan
pemakai dipantau oleh sistem dan sistem memberikan reaksi yang sesuai sehingga
pemakai seolah merasakan sedang berada pada situasi yang nyata, baik secara
fisik maupun secara psikologis.
Aplikasi Virtual Reality
|
Industri
|
Aplikasi
|
|
Manufactur
|
-
Pelatihan
-
Pengujian
rancangan
-
Prototipe
semu
-
Analisis
engineering
-
Analisis
ergonomik
-
Simulasi
semu dalam perakitan, produksi dan pemeliharaan.
|
|
Arsitektur
|
-
Perancangan
gedung dan struktur yang lain.
|
|
Militer
|
-
Pelatihan
(pilot, astronout, pengemudi)
-
Simulasi
peperangan
|
|
Kedokteran
|
-
Pelatihan
pembedahan (melalui simulasi)
-
Perencanaan
pembedahan
-
Terapi
fisik
|
|
Penelitian/Pendidikan
|
-
Laboratorium
fisika virtual
-
Studi
tentang topan
-
Kofigurasi
galaksi
-
Pengujian
matematika kompleks.
|
|
Hiburan
|
-
Museum
virtual
-
Permaianan
balap mobil 3-D
-
Simulasi
pertempuran udara
-
Arcade
-
Taman
virtual
-
Simulasi
ski
|
Efek
Negatif Virtual Reality
Orang-orang yang terlibat dalam penggunaan sistem
ini kerap mengalami gangguan yang disebut cybersickness.
Penderita akan merasakan ketegangan mata dan bahkan
disertai rasa pusing. Terkadang si penderita secara psikologis masih terbawa
pada suasana semu yang diciptakan oleh sistem virtual reality walaupun ia telah
kemabali ke dunia nyata.
Comments
Post a Comment